ACT membagi sebanyak 300 paket makanan siap santap penuh gizi dibagikan kepada warga

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI — Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali telah berlangsung satu pekan. Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bekasi melakukan aksi solidaritas untuk membantu warga yang terdampak.

Kali ini, tim ACT Bekasi menyalurkan bantuan berupa makanan siap santap menggunakan armada kemanusiaan Humanity FoodTruck, di wilayah Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu (10/7).

Berlokasi di Masjid Jami Al-Makmur, sebanyak 300 paket makanan siap santap penuh gizi dibagikan kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri maupun warga yang terdampak dari adanya karantina wilayah di sekitar masjid. Aksi tersebut merupakan bagian dari program penanganan Covid-19 oleh ACT di wilayah Bekasi.

Kepala Cabang ACT Bekasi Rizky Renanda mengatakan, aksi Operasi Pangan Gratis ini dilakukan guna mendukung kebutuhan pangan masyarakat di tengah pembatasan aktivitas yang begitu ketat khususnya di Bekasi.

“Dengan membawa spirit Darurat Solidaritas, kita merasa pembatasan ini tidak boleh mengurangi sama sekali solidaritas. Budaya gotong royong, kebersamaan harus kita ciptakan. Kita harus saling membantu di masa-masa sulit seperti ini salah satunya dengan mensuplai kebutuhan pangan saudara kita,” kata Rizky, dalam keterangan tertulis, Ahad (11/7).

Rizky mengatakan, ACT juga turut mendukung para tenaga kesehatan maupun non-kesehatan hingga keluarga pasien di RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi dengan mendistribusikan air minum wakaf.

Dukungan tersebut dilakukan menyusul membludaknya jumlah pasien di rumah sakit tersebut sehingga membuat tingkat keterisian IGD semakin penuh. “Insya Allah ACT Bekasi berkolaborasi dengan elemen bangsa lainnya seperti MUI akan terus memfasilitasi masyarakat atau warga Bekasi yang ingin menyalurkan kebaikan dan dukungannya kepada saudara kita yang saat ini kesulitan dan berjuang di tengah pandemi,” terangnya.

Sebelumnya, ACT telah mendistribusikan bantuan pangan kepada warga di kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara yang sedang menjalani isolasi mandiri serta sebanyak satu ton beras wakaf.

Bantuan itu diberikan kepada para santri di Pondok Pesantren Darrurohman, Sukawangi, Kabupaten Bekasi yang tidak bisa pulang ke rumah di masa liburan. “Kami fasilitasi baik sahabat yang ingin memberikan bantuan tunai maupun bantuan barang seperti sembako dan yang lainnya, yang bisa lewat Indonesiadermawan.id/BantuanIsomanBekasi atau langsung datang ke kantor cabang ACT Bekasi,” pungkas Rizky.