IHRAM. CO. ID,   REPUBLIKA. CO. ID,   DUBAI — Sebanyak enam orang pria diduga membobol gudang dan menggasak masker senilai 150 ribu Dirham (Rp 579 juta) di Dubai. Tersangka dijatuhi  hukuman tiga tahun penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Catatan penuntutan umum Dubai menunjukkan, bahwa enam laki-laki tersebut adalah warga negara Pakistan. Mereka berusia antara 24 dan 45 tahun. Mereka menggunakan gunting besi dan palu untuk mengatasi kunci gudang.  

Kasus ini dimulai pada 18 Juni 2020 dilaporkan di biro polisi Al Rashidiya. Kini semua terdakwa telah ditahan.

Pengadilan Tingkat Pertama Dubai memerintahkan agar enam terdakwa dideportasi di dalam akhir masa hukuman mereka dan setelah membayar denda 150 seperseribu Dirham.

Seorang karyawan China berusia 38 tahun mengatakan, dia mengetahui perampokan itu ketika dia pergi ke tempat kerjanya pada pukul 9. 30 pagi pada 18 Juni.

“Saya pergi ke gudang di kawasan industri Suku bangsa Al Khor dan menemukan kuncinya rusak. Sekitar 156 kotak yang masing-masing berisi 1. 000 kedok wajah, senilai 150 ribu dirham, hilang. Saya melaporkan kejadian tersebut ke polisi, ” ujar pegawai tersebut dilansir dari Khaleej Times, Jumat (20/11).

Seorang kopral polisi mengatakan, setelah dikerjakan penyelidikan, anggotanya berhasil melacak para-para tersangka. “Keenam pria itu semuanya mengaku merampok gudang sekitar jam 2 pagi, ” kata penjaga.

Alat yang mereka gunakan dalam kejahatan ditemukan di salah satu mobil mereka. Itu juga mengaku menjual masker itu kepada seorang warga Bangladesh.

“Kelompok tersebut juga membenarkan bahwa mereka terlibat dalam kaum perampokan lainnya, ” tambah aparat tersebut.

——–