MG mencari calon korbannya di aplikasi biro jodoh.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Seorang pemuda berinisial MG berhasil meraup uang ratusan juta rupiah dengan menipu sedikitnya delapan perempuan. Dia melancarkan aksinya dengan berpura-pura menjadi seorang dokter.  

“Setelah kita melihat, ternyata dia hanya punya ijazah SD, ” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) Kombes Penuh Heru Novianto di Mapolres Jakpus, Ahad (27/12).  

MG ditangkap aparat Polres Metro Jakpus di rumah kontrakannya di Cempaka Putih, Jakarta Tengah. Penangkapan dilakukan setelah salah kepala korbannya yang berinisial FF memproduksi laporan ke Polres Jakpus.  

Heru mengatakan, pihaknya telah memeriksa empat dari delapan target penipuan MG. Termasuk menginterogasi MG.  

Dari proses penjagaan, kata dia, diketahui MG memeriksa calon korbannya di aplikasi jawatan jodoh. “(Dia) mencari jomblo-jomblo begitu. Kemudian respons dan langsung melayani aksinya sebagai dokter, ” membuka Heru.  

MG, logat Heru, lantas menjadikan korbannya itu pacar. Dia lalu meminta sebanyak uang kepada mereka. Korban FF, kata Heru, sudah memberikan kekayaan kepada MG sebanyak Rp 80 juta.  

“Tapi jika total keseluruhan dari semua korbannya dia sudah mendapatkan ratusan juta, ” kata Heru. Ia membelanjakan uang itu, salah satunya, untuk membeli sebuah mobil Honda Jazz.  

MG, lanjut Heru, diketahui juga berhubungan badan secara para korban. Dia bahkan juga berjanji akan menikahi para korbannya itu.  

“Dia mengiakan pernah berhubungan seks (dengan para korbannya). Pelecehannya tidak masuk (perkara pidana), karena pada prinsipnya mereka berpacaran lebih dulu, ” sekapur Heru.  

Di depan awak media, MG mengaku pada Heru bahwa dirinya telah menjadi dokter gadungan sejak tahun 2018. Dia menyebut, memang punya cita-cita menjadi dokter sedari kecil.  

Setelah beraksi selama 3 tahun terakhir, MG mengaku telah menipu delapan perempuan. “Satu putri paling banyak (saya minta uang) Rp 199 juta, ” cakap MG.  

Dari interpretasi MG, aparat mengamankan barang bukti berupa satu mobil Honda Jazz dengan nomor polisi B 1274 UKR. Lalu ada juga sejumlah peralatan medis yang diamankan daripada kediaman MG.  

Berasaskan perbuatannya, pelaku dijerat dengan perkara 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan. Ia akan dipidana dengan kurungan penjara di atas 4 tahun.