Aktivitas masyarakat antara Desa Lasung dengan Karamat saat ini terhambat.

REPUBLIKA.CO.ID, BATULICIN — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (10/9), melakukan kunjungan sekaligus menyerahkan bantuan bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu.

Rombongan yang dipimpin Penasihat DWP Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor, didampingi Ketua DWP Kalsel, Aminatus Alifah Roy Rizali Anwar itu datang ke Desa Lasung Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu.

Sebelum berdialog dan menyerahkan bantuan, rombongan meninjau kondisi penyangga jalan (siring) yang jebol akibat tergerus banjir beberapa waktu lalu. Bantuan antara lain berupa beras, telur, gula, makanan anak-anak, ikan dalam kaleng, dan mi instan itu.

Penasihat DWP Kalsel, Hj Raudatul Jannah Sahbirin mengatakan, kegiatan bakti sosial ke desa ini tergolong mendadak dan dipersiapkan dalam dua hari terakhir saja. “Kedatangan kami untuk mempererat persaudaraan dan meningkatkan rasa saling peduli,” ujarnya.

Setiap bencana, ucap istri Gubernur Kalsel ini, pasti berdampak pada aspek kehidupan masyarakat, sehingga sepatutnya pihak lain saling membantu. Respons cepat dari Pemkab Tanbu diapresiasi Raudatul Jannah sebagai bukti perhatian kepada masyarakat di wilayahnya.

“Meskipun barang yang kami bawa tidak bisa mencukupi semua kebutuhan pian sehari hari, tapi itikat baik kami yang ingin kami tunjukan dan mudahan bermanfaat,” ujarnya.

 

Camat Kusan Hulu, Herlambang mengatakan, banjir akibat luapan air sungai setempat juga menggerus sejumlah ruas jalan. Aktivitas masyarakat antara Desa Lasung dengan Karamat saat ini terhambat.

“Yang kami takutkan, banjir ini berpotensi menimbulkan gagal panen   dan para petani rugi hingga puluhan miliar,” ujarnya.

Terkait musibah ini, sebelumnya pihak BPBD Tanbu  mencatat sebanyak 127 KK atau 264 jiwa terdampak. Banjir ini telah melanda empat desa yang berada di Kecamatan Kusan Hulu. Empat desa terdampak, antara lain Desa Bakarangan, Desa Manuntung, Desa Sungai Rukam dan Desa Lasung.

Merespons tanggul yang jebol, BPBD Tanbu bersama tim gabungan dan masyarakat segera berupaya menutup dengan menempatkan beberapa karung berisi tanah untuk membendung air agar tidak masuk ke pemukiman warga. BPBD Tanbu juga sempat mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mengevakuasi warga ke tempat yang aman, serta pendataan di lokasi terdampak.

Di samping itu, BPBD juga mendistribusikan bantuan makanan kepada warga. Penanganan banjir di empat desa telah dilakukan di bawah koordinasi pos komando yang lokasinya berada di Kecamatan Kusan Hulu.