Dalam AKB, masyarakat tetap harus menerapkan aturan kesehatan.

REPUBLIKA. CO. ID, BANDUNG — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung mengungkapkan, para pelaku yang sempat dirumahkan akibat perusahaan tidak beroperasi saat pandemi covid-19, kembali bekerja di masa Penyesuaian Kebiasaan Baru (AKB). Namun, pihaknya belum memiliki data para pelaku yang sudah kembali bekerja dalam perusahaannya.

Kadisnaker Kota Bandung, Arief Syaifudin mengatakan, perusahaan-perusahaan sudah banyak yang beroperasi di kala AKB dengan menerapkan protokol kesehatan tubuh covid-19. Katanya, hal tersebut berdampak kepada para pekerja yang dirumahkan kembali bekerja.

“Pekerja yang dirumahkan berangkat bekerja, ” ujarnya saat dihubungi, Rabu (1/7). Namun, dia mengaku, belum memperoleh data para pelaku yang mulai kembali bekerja.

Saat perusahaan tidak beroperasi akibat pandemi covid-19, menurutnya total pegawai yang dirumahkan mencapai 5. 804 orang. Katanya, para pegawai yang mulai menyala berasal dari sektor perhotelan, kuliner dan industri manufaktur.

“Iya, pekerja perhotelan, kuliner dan industri manufaktur, ” katanya.

Sebelumnya, Kepala Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, Herman Muchtar mengungkapkan mayoritas hotel sudah banyak yang beroperasi. Namun, seluruh pegawai hotel yang dirumahkan belum sepenuhnya kembali bekerja.

“Hotel-hotel perlu menyesuaikan (pekerja) terkait keuangan, ” katanya.

Pemkot Bandung memastikan tidak akan melanjutkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proposional yang berakhir hari ini, Jumat (26/6). Namun, pihaknya memutuskan menerapkan kebijakan Adaptasi Kebiasaan Pertama (AKB) yang akan berlangsung dua pekan ke depan.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kita akan bergeser dari PSBB Proporsional menjadi fase Adaptasi Konvensi Baru (AKB), ” ujar Pemangku Kota Bandung, Oded M Danial didampingi Wakil Wali Kota Bandung dan Sekda Kota Bandung kepada wartawan di Kota Bandung, Jumat (26/6).

Dalam AKB, dia mengungkapkan, masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, sering membasuh tangan, menjaga jarak. Selain itu, menurutnya masyarakat diharapkan menjaga imunitas dengan berolahraga dan makan-makanan dengan bergizi.
Data HK