Pemerintah izinkan vaksin yang pas antara program pemerintah dan gotong royong hibah

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperbarui aturan pengamalan vaksinasi Covid-19 untuk mempercepat penanggulangan pandemi Corona. Di peraturan tersebut disebutkan kalau pemerintah mengizinkan penggunaan macam vaksin yang sama jarang program pemerintah dan Mengangkat Royong yang berasal sejak hibah.

Ujung Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan tubuh Siti Nadia Tarmizi mengklarifikasi vaksin gotong royong yang boleh digunakan hibah, pemberian, ataupun pemberian, baik daripada masyarakat maupun negara lain. “Kalau ada vaksin dengan bentuknya sumbangan dan bertepatan digunakan dalam skema vaksinasi Gotong Royong, itu bisa dipakai di pemerintah. Oleh sebab itu pemerintah yang boleh memakai gratis, ” ujarnya, Senin (14/6).

Nadia menjelaskan misalnya di lalu hari Indonesia mendapatkan vaksin Sinopharm dari skema COVAX, vaksin tersebut akan dimanfaatkan dalam program nasional. Jadi, tidak diberikan untuk vaksinasi Gotong Royong. Beberapa vaksin yang telah ditetapkan buat program vaksinasi Gotong Royong di antaranya Sinopharm, Cansino, dan Sputnik V.

Selain itu, peraturan menteri kesehatan (PMK) dengan baru juga mengatur menghantam penanganan Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi Covid-19 yang memerlukan pengobatan dan perawatan di fasilitas kesehatan (faskes) bertemu dengan indikasi medis serta protokol pengobatan.