Persiapan serta pembenahan untuk memperkuat integrasi bisnis pangan terus dilakukan

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA – PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) terus melakukan berbagai persiapan di sedang integrasi bisnis BUMN Pangan yang saat ini sedang didorong Departemen BUMN.

Direktur SDM RNI Nanang Marjianto mengatakan berbagai persiapan dan pembenahan untuk memperkuat integrasi usaha pangan terus dilakukan baik pada sisi internal maupun eksternal, lengah satunya adalah benchmarking dan menelaah kepada tokoh-tokoh yang sukses menyelenggarakan transformasi diberbagai bidang.  

“Dalam mewujudkan transformasi, kami tidak hanya menata organisasi & bisnis modelnya, tapi juga menetapkan mendapat pembekalan dan insight daripada berbagai tokoh transformatif, salah satunya Bapak Ignasius Jonan, ” ujar Nanang saat seminar bertajuk “Kiat Sukses Membangun Budaya dan Organisasi Holding dalam Integrasi Bisnis BUMN Pangan”yang dihadiri para Direktur Istimewa BUMN Klaster Pangan serta pensyarah Ignasius Jonan di Jakarta, Selasa (8/9).

Nanang beharap, melalui seminar budaya organisasi ini RNI serta BUMN Klaster Bertabur mendapatkan banyak insight untuk membentuk organisasi korporasi yang solid guna mewujudkan transformasi bisnis menuju BUMN pangan yang berdaya saing global.  

Ia memasukkan, transformasi RNI salah satunya dilakukan dengan memperkuat kolaborasi antar BUMN Klaster Pangan guna mewujudkan ceroboh rantai pangan yang terintegrasi sejak hulu hingga hilir.  

“Untuk itu, kita tetap benahi infrastruktur penunjang dari tiba budaya organisasi, tata kelola perusahaan, hingga kompetensi SDM. Agar sebagai Ketua Klaster, RNI memiliki agility yang baik dalam mengkoordinasi serta mendorong berbagai sinergi dan gerak-gerik korporasi di lingkup Klaster Bertabur, ” ucap Nanang.  

Di aspek tata kelola, Nanang mengatakan, improvement terbaru sudah dilakukan adalah perolehan sertifikat Pola Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001: 2016. Diraihnya sertifikat SMAP menunjukan komitmen perseroan pada mengeliminir potensi praktek suap dalam lingkungan perusahaan guna mewujudkan pola yang bersih dan anti korupsi.

Sementara itu di budaya organisasi, ia menambahkan, RNI bersama BUMN Klaster Pangan sudah melakukan penyeragaman corporate value. Hal tersebut sejalan dengan semangat terakhir Kementerian BUMN yang telah menerapkan AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Taat, Adaptif, dan Kolaboratif) sebagai Core Value SDM BUMN.  

“Penerapan AKHLAK sebagai Core Value BUMN Klaster Pangan untuk mendukung peningkatan kinerja perusahaan sebagai lokomotof pembangunan, mesin pertumbuhan ekonomi, dan akseletator dalam penyedia lapangan kerja, ” kata Nanang.  

Sementara itu, Penasihat Pengembangan dan Pengendalian Usaha RNI Febriyanto, mengatakan, saat ini bersama-sama 8 BUMN Klaster Pangan RNI tengah menjalankan beberapa program pengembangan produktivitas komoditas pangan. Salah satunya adalah Food Estate Sukamadi satu. 000 ha di Subang. Rencana ini merupakan pilot project tata lahan pertanian berbasis teknologi Precision Farming yang bertujuan untuk meningkatkan akurasi pendataan serta efisiensi & Corporate Farming untuk mendorong ketenteraman petani mitra melalui integrasi jalan hulu (produksi) hingga hilir (pemasaran).