Kenistaan surat suara akan dimintakan ke pihak percetakan.

REPUBLIKA. CO. ID, SUKABUMI–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi merampungkan proses penyortiran dan pelipatan (sorlip) surat suara pada Kamis (26/11) lalu. Hasilnya ada sebanyak 1. 006 tulisan suara yang rusak.

“Hasil sortir dan lipat berangkat 21 hingga 26 November 2020 ada sebanyak 1. 006 tulisan suara rusak, ” ujar Pemimpin KPU Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman kepada wartawan, Jumat (27/11). Hal tersebut merupakan hasil rekapitulasi ataupun pelipatan surat suara terhadap 1. 861. 619 surat suara.

Jumlah itu merupakan surat suara yang diterima ditambah dua, 5 persen oleh KPU Kabupaten Sukabumi. Di mana surat pandangan yang dalam kondisi baik sebanyak 1. 860. 613 surat perkataan. Ferry mengatakan, surat suara yang rusak akan dimusnahkan dan hendak dimintakan kekurangan sesuai yang rusak ke percetakan.

Ferry mengatakan, untuk para petugas yang melakukan sorlip dilakukan dua shift kerja, pertama shift siang yang dimulai daripada pukul 07. 00 WIB datang 16. 00 WIB. Sementara shift besar dimulai dari Pukul 16. 00 WIB sampai 22. 00 WIB. “Jadi dibagi dua shift , setiap shift jumlah aparat sorlip 50 per gedung dikali 2 jadi 100 orang bola lampu shift , ” tegas Ferry. Sehingga jumlah mutlak petugas sortir sebanyak 250 orang.

Pengaturan seperti itu, karena sesuai dengan arahan dari satgas Covid-19 untuk menjaga jeda saat berada diruangan, ruangan tersebut hanya cukup 50 orang bola lampu gedung. Intinya kata Ferry, proses sortir surat suara dengan lestari menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19. Terutama memakai masker, melestarikan jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Diharapkan tidak ada peristiwa positif Covid-19 dalam pelaksanaan pilkada.