Ini sebagai upaya pengembangan kesadaran masyarakat dalam menggunakan kedok.

REPUBLIKA. CO. ID, DEP0K — Pemerintah Kota (Pemkot) memperpanjang berdiam Gerakan Depok Bermasker selama tiga hari, mulai Selasa (28/7) maka Kamis (30/7). Lokasi operasi berharta di lima titik, yaitu ajaran Kantor Kecamatan Sukmajaya, Pasar Musi, pertigaan Tapos Kinasih, Hek Cipayung, dan Jalan Raya Bogor aliran Kelurahan Sukamaju.  

Menurut Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan dan Pengerjaan Covid-19 Kota Depok, Gandara Budiana, untuk lokasi operasi Gerakan Depok Bermasker mengalami perubahan. Sebelumnya berdiam dilakukan di Tugu Jam Siliwangi, Ramanda, Jalan Juanda, Simpang KSU, dan Simpang Pasar Musi.

“Ada perubahan lokasi buat operasi Gerakan Depok Bermasker. Ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker mampu merata di Kota Depok, ” ujar Gandara di Balai Tanah air Depok, Selasa (28/7).

Menurut Gandara, dalam operasi itu, warga yang tidak menggunakan kedok akan dikenakan sanksi berupa dam uang tunai senilai Rp 50 ribu yang akan masuk dalam kas daerah. “Sanksi tetap serupa seperti operasi sebelumnya dengan kompensasi Rp 50 ribu, ” jelasnya.