Blackburn segera miliki tempat ibadah di pemakaman.

REPUBLIKA.CO.ID,BLACKBURN — Anggota dewan senior telah menyetujui pembangunan sebuah tempat penampungan ibadah Muslim di Pemakaman Pleasington di Blackburn, Lancashire, Inggris. Tempat ibadah tersebut akan ditempatkan di lahan pemakaman Muslim yang baru di kuburan tersebut.

Ruang tambahan memang diperlukan karena area pemakaman Islam akan penuh dalam 12 hingga 15 bulan. Tempat ibadah diperlukan karena tanah pemakaman tambahan lebih dari setengah mil dari lahan yang ada.

Sebelumnya pada Kamis (12/8), dewan eksekutif Dewan Blackburn dengan Darwen mengesahkan pengeluaran dana untuk tempat penampungan ibadah yang baru tersebut.

“Ini adalah masalah sensitif. Kami sepenuhnya mendukungnya,” kata pemimpin kelompok konservatif Cllr John Slater, dilansir di Lancashire Telegraph, Sabtu (14/8).

Kepala layanan pelanggan di dewan tersebut, Cllr Quesir Mahmood, mengatakan pemakaman adalah waktu yang merepotkan dan emosional. Karenanya, pihaknya tidak ingin mempersulit apapun.

“Setiap upacara pemakaman, dari agama apa pun, atau tanpa agama, pantas mendapatkan martabat dan area terpisahnya sendiri untuk pelayat dan kami akan berusaha untuk memungkinkan ini bagi semua orang,” kata Mahmood.

Baru-baru ini, kapel di Pemakaman Pleasington diperbaharui untuk digunakan oleh komunitas Kristen yang menghadiri pemakaman dan mengunjungi kuburan serta sebagai tempat peringatan orang terkasih mereka.

Adapun bagi komunitas Islam, tempat penampungan ibadah itu diperlukan untuk melaksanakan sholat jenazah sebelum jenazah dikuburkan. Selama proses pemakaman, Muslim yang meninggal dibawa ke tempat ibadah tersebut, dan segera setelah disholatkan jenazah kemudian dibawa ke kuburan untuk dimakamkan.