REPUBLIKA.CO.ID, BIREUEN — Penyuluh Kabupaten Bireuen kembali mengikuti workshop peningkatan kapasitas PPL dan staf lapangan melalui Sekolah Lapang IPDMIP. Salah satu materi yang disampaikan adalah pentingnya mengenal rantai nilai.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan kegiatan ini sangat positif untuk para petani dan penyuluh.

“IPDMIP akan memberikan banya materi baru yang harus bisa diserap petani dan penyuluh. Oleh karena itu, manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan pertania di lahan masing-masing,” katanya dalam siaran pers, Selasa (17/8).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, juga menyatakan pentingnya kegiatan ini.

“Salah satu tujuan IPDMIP adalah meningkatkan produktivitas pertanian. Khususnya di daerah irigasi. Peningkatan produktivitas itu dilakukan IPDMIP dengan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan SDM pertanian, baik itu petani maupun penyuluh,” paparnya. 

Materi workshop peningkatan kapasitas PPL dan staf lapangan IPDMIP di Bireuen yang diberikan TA Regional yang membidangi Rantai Nilai, Laode Muhammad Nasir. Ia berharap petani dan penyuluh bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik. 

“Karena tantangan ke depan akan lebih besar apalagi waktu project hanya sampai akhir tahun 2022,” katanya. 

Laode menyampaikan materi pengenalan program Rantai Nilai kepada 30 peserta yang terdiri dari penyuluh dan Kepala BPP wilayah IPDMIP Kabupaten.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Irwan, mengharapkan kepada peserta mengikuti acara  workshop ini sampai selesai.

“Sehingga ilmu yang didapat nanti dapat diimplementasikan dalam kegiatan, khususnya  Rantai  nilai di Kabupaten Bireuen,” katanya. 

Irwan juga menyampikan Proses rantai nilai ada beberapa tahap diantaranya pencarian informasi di petani, Pemetaan wilayah hingga ke penyusunan proposal. “Di samping itu identifikasi potensi wilayah juga tidak boleh dilewatkan,” tuturnya.

Dalam acara tersebut terseleksi petugas rantai nilai di Kabupaten Bireuen, yaitu sebanyak 12 orang dan ditetapkan melalui SK yang dikeluarkan oleh dinas pertanian selaku DPIU program IPDMIP Kabupaten. 

Dari hasil diskusi bersama Tenaga Ahli Rantai Nilai, ada empat wilayah yang akan di kunjungi dalam waktu dekat ini untuk proses pengumpulan data awal. 

Petugas DPIU Bireuen, Nursurya, mengharapkan adanya dampingan dan arahan dari konsultan Kabupaten dan regional agar kegiatan rantai nilai dapat berjalan maksimal di Bireuen.  Diketahui jika kegiatan ini memiliki konsultan di masing–masing wilayah.