REPUBLIKA. CO. ID, SURABAYA — Rumah Melempem Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya mewisuda 52 penyintas Covid-19 yang dinyatakan sembuh & diperbolehkan kembali ke vila masing-masing. Dari kesemua penderita Covid-19 yang diwisuda, 31 orang di antaranya bersumber dari klaster Bangkalan, Madura.

Penjamin jawab RSLI Surabaya, I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengungkapkan, setelah dilakukannya wisuda penyintas Covid-19, total pasien yang masih menjalani perawatan sebanyak 291 orang. Dimana kapasitas tempat terbaring di rumah sakit tersebut berjumlah 410 bed.

“Siang ini jumlah pasien yang dirawat 291 orang, karena hari ini ada wisuda penyintas atau pemulangan sebanyak 52 orang, ” ujar Nalendra, Kamis (24/6).

Tetapi demikian, lanjut Nalendra, total pasien yang dirawat hendak kembali bertambah karena tersedia 113 pasien yang masuk daftar tunggu. Bahkan, total pasien yang masuk jadwal tunggu bisa lebih banyak lagi seiring masih berlanjutnya lonjakan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Selain sumbangan dari Klaster Bangkalan, jumlah pasien dengan masuk maupun inden pula banyak berasal dari umum dan keluarga yang berawal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan kota sekitarnya, ” ujar Nalendra.

Nalendra meneruskan, lonjakan Covid-19 akhir-akhir ini memproduksi sejumlah ruah sakit punca di Surabaya dan Jatim penuh. Maka dari itu, RSLI menjadi alternatif pada penanganan penderita Covid-19. Ia menegaskan, pihaknya selalu jadi menjalankan tugas negara pada memberikan layanan bagi pasien Covid-19.

“Semoga masyarakat pasti mejalankan protokol kesehatan secara baik dan konsisten jadi tidak terjadi lonjakan penderita Covid-19 dan pandemi lekas berakhir, ” kata Nalendra.