Sapi qurban Presiden seberat 1, dua ton dan berasal dari penjaga asal Kota Solok.

REPUBLIKA. CO. ID, PADANG — Pemprov Sumatra Barat (Sumbar) hari ini, Sabtu (1/8) menyerahkan sapi kurban daripada Presiden Joko Widodo kepada pengurus Masjid Raya Sumbar. Sapi qurban Presiden seberat 1, 2 ton dan berasal dari peternak pokok Kota Solok. Sapi tersebut dinilai sekitar Rp 72 juta.

Penyembelihan sapi kurban kepala ini dilaksanakan di kompleks Langgar Raya Sumbar.   Ke depannya, lokasi penyembelihan sapi ini akan dijadikan tempat pemotongan sapi tetap.

“Artinya sebuah rencana menjadikan kedudukan perpanen tempat pemotongan khusus hewan qurban, sesuai dengan standar oleh dinas peternakan provinsi Sumatra Barat, ” ketua pengurus Mesjid Awam Sumatra Barat Sobhan Lubis.

Sobhan mengatakan setelah pemotongan, dagingnya akan diserahkan kepada warga yang berhak menerima. Ada sebagian yang datang langsung menjemput daging ke masjid dan ada kurang yang diantarkan oleh panitia.

Panitia akan mengantarkan tepat ke tempat seperti panti asuhan, dan kepada pengurus RT RW yang memiliki warga yang mempunyai menerima daging sapi kurban kepala. Panitia meminimalisir warga datang langsung menjemput ke lokasi untuk menghalangi terjadinya kerumunan.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan sapi kurban presiden yang telah dipilih adalah sapi terbaik dan menjelma percontohan. Irwan berharap hal ini dapat menyuntikkan semangat bagi warga peternak sapi.

“Dan sapi yang terpilih merupakan sapi yang paling baik dan menawan di Sumatera Barat. Kita menerima baik ini kegiatan selain meluluskan gairah terhadap peternak Sumbar meskipun masa pandemi covid 19, ” ucap Irwan Prayitno.