Saat angkutan Nataru, Daop 5 Purwokerto hanya menargetkan 67 ribu penumpang.

REPUBLIKA. CO. ID, PURWOKERTO — Kondisi pagebluk pandemi Covid 19, menyebabkan bahan penumpang KA selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mengalami penurunan cukup tajam. Besar PT KAI Daop 5 Purwokerto, Agus Setiyono, menyebutkan bila dipadankan dengan target penumpang pada periode Nataru tahun lalu, target penumpang pada Nataru 2020/2021 ini, mendarat hingga 77 persen.

”Memang turunnya cukup drastis, ” jelasnya, Jumat (18/12).

Menurutnya, penurunan target penumpang sebesar itu, disebabkan oleh berbagai faktor. Antara lain, berkurangnya jumlah rangkaian KA dengan dioperasikan dan diterapkannya pembatasan jumlah penumpang dalam KA untuk menjamin social distancing.

”Disisi lain, negeri juga telah memutuskan untuk menekan masa libur akhir tahun, sehingga jumlah penumpang juga dipastikan mau turun, ” jelasnya.

Manajer Angkutan Penumpang PT KA Daop 5 Purwokerto, Adit, menyebutkan pada masa angkutan Nataru 2019/2020, realisasi jumlah penumpang yang memakai angkutan KA di wilayah PT KAI Daop 5 bisa menyentuh 288 ribu penumpang. ”Namun dalam masa angkutan Nataru tahun tersebut, kita hanya menargetkan 67 ribu. ”Jadi turunnya memang sangat penuh, ” katanya.

Agus menyebutkan, terkait libur akhir tarikh 2020 ini, PT KAI sudah menetapkan masa angkutan Nataru 2020/2021 selama 14 hari. Masa angkutan Nataru dimulai pada 20 Desember, dan berakhir tanggal 3 Januari 2021.

”Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kita mengoperasikan SOPAN SANTUN Purwojaya yang melayani relasi Cilacap-Purwokerto-Gambir PP dan KA Sawunggalih perhubungan Kutoarjo-Pasarsenen PP, ” jelasnya.

Untuk KA Purwojaya dioperasikan setiap keadaan selama masa Nataru, sedangkan KA Sawunggalih hanya dioperasikan pada tanggal 18, 20, 23 Desember 20210 dan 3 Januari 2021.

Dengan pengoperasian sejumlah KA tambahan ini, Agus menuturkan, jumlah KA penumpang yang melintas di stasiun wilayah PT KAI Daop 5, ada sebanyak 83 perjalanan KA per hari. Secara jumlah KA sebanyak itu, kapasitas penumpang yang disediakan ada sebesar 32. 010 per hari.

Adit menambahkan, ketersediaan kartu selama masa angkutan Nataru, sudah tercantum sejak beberapa hari cerai-berai di situs reservasi PT KAI. Namun dia menyebutkan, jumlah pengikut yang hingga kini masih ada cukup banyak.

”Kecuali untuk kunjungan tanggal 23 Desember dan 3 Januari yang memang sudah terisi penuh, tiket untuk perjalanan agenda lainnya masih tersedia cukup penuh, ” ucap dia.

Sedangkan untuk mengantisipasi jalan terjadinya bencana di sepanjang galur KA, PT KAI Daop 5 Purwokerto juga menyiapkan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) berupa kotor balas/kricak, bantalan rel dan pasir, di 5 lokasi stasiun. ”Dengan demikian, bila terjadi bencana di jalur KA, pasokan AMUS mampu lebih cepat dilakukan, ” katanya.