Mekanisme RDPT ini merupakan upaya Waskita Toll Road untuk memperoleh pendanaan.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Budak BUMN PT Waskita Karya (Persero), PT Waskita Toll Road (WTR), meraih pendanaan senilai Rp 550 miliar melalui penjualan reksa simpanan penyertaan terbatas ekuitas danareksa (RDPT) infrastruktur PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM). Direktur Utama WTR Herwidiakto menjelaskan pendanaan yang diraih akan digunakan untuk pembangunan dan pengembangan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) dan ruas tol WTR lainnya.

“Mekanisme RDPT ini ialah salah satu upaya untuk mencapai penerimaan dana agar proses bisnis WTR dalam melakukan asset recycle dapat terlaksana, ” katanya di keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (18/11).

RDPT berbasis ekuitas itu dibentuk oleh manajer investasi PT Danareksa Investment Management (DIM) dan PT Bank Central AsiaTbk (BCA) sebagai bank kustodian.

Adapun bagian saham KKDM yang akan dialihkan adalah sebesar 30 persen lantaran total modal ditempatkan dan disetor penuh. Saat ini, WTR memiliki saham sebesar 99, 7 komisi.

Pada Agustus 2020, WTRtelah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) atas dasar pengalihan sebagian sahamnya pada PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) melalui instrumen ekuitas reksa simpanan penyertaan terbatas (RDPT).

KKDM merupakan badan jalan jalan tol (BUJT) yang mempunyai konsesi ruas Becakayu.

Menurut Herwidiakto, besarnya keinginan investor terhadap RDPT ekuitas tersebut menjadi bukti tingginya kepercayaan investor terhadap fundamental bisnis WTR di bidang infrastruktur khususnya jalan pungutan di Indonesia.

“Ke depan, kami akan mengabulkan inovasi-inovasi dalam rangka percepatan pengakuan untuk penyelesaian proyek dan investasi infrastruktur jalan tol lainnya, ” katanya.

Sesudah menandatangani PPJB, yang merupakan bagian dari salah satu tahapan penerbitan RDPT sesuai dengan ketentuan dengan berlaku maka selanjutnya akan dilaksanakannya penandatanganan akta jual beli (AJB) pada 18 November 2020 sesudah seluruh dokumen dan legalitas telah terpenuhi.

sumber: Antara